BagikanShare Marc Marquez mengawali musim MotoGP 2026 dengan situasi yang tidak mudah. Meski sempat menunjukkan kecepatan luar biasa dalam beberapa sesi, pembalap Ducati tersebut masih kesulitan menjaga konsistensi di setiap balapan utama. Hingga memasuki Grand Prix Prancis, Marquez belum mampu meraih podium pada balapan hari Minggu. Hasil terbaiknya sejauh ini hanya finis keempat di Goiania, meski sebelumnya sempat memenangkan sprint race di Jerez setelah merebut pole position. Marquez mengakui masalah utama musim ini adalah konsistensi performa. Menurutnya, Ducati sebenarnya memiliki kecepatan untuk bersaing di depan, tetapi dirinya belum menemukan ritme terbaik agar bisa tampil kompetitif di semua kondisi dan lintasan. Ducati Bukan Penyebab Utama Kesulitan Meski performanya belum stabil, Marc Marquez menolak menyalahkan Ducati atas hasil yang kurang memuaskan musim ini. Juara dunia tujuh kali itu justru merasa tanggung jawab utama ada pada dirinya sendiri untuk beradaptasi lebih baik dengan motor baru. 🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Marquez menilai Ducati tetap motor yang mampu memenangkan balapan dan bersaing dalam perebutan gelar juara dunia. Hal itu terbukti setelah Ducati masih mampu tampil kompetitif bersama pembalap lain sepanjang awal musim. Karena itu, Marquez memilih fokus mencari solusi untuk meningkatkan performanya sendiri dibanding mencari alasan dari sisi teknis motor. Sikap tersebut menunjukkan mental juara yang masih kuat dalam dirinya meski sedang menghadapi tekanan besar. Baca Juga: Massimo Rivola Tekan Bezzecchi untuk Tampil Lebih Tajam di Sprint MotoGP Masalah Teknis Jadi Tantangan Baru Dalam tes di Jerez, Marquez mengaku menemukan beberapa kelemahan pada bagian depan motor Ducati. Ia juga merasa kesulitan ketika melewati tikungan kiri, padahal area tersebut sebelumnya menjadi salah satu kekuatan utamanya saat masih berada di performa terbaik. Masalah tersebut membuat Marquez belum bisa tampil senyaman musim-musim sebelumnya. Adaptasi terhadap karakter motor Ducati menjadi tantangan besar yang harus segera diselesaikan jika ingin kembali bersaing di papan atas klasemen. Persaingan MotoGP musim ini juga semakin berat karena Aprilia tampil sangat dominan di awal musim. Marco Bezzecchi bahkan sukses memenangkan beberapa balapan pembuka dan membuat persaingan gelar menjadi lebih terbuka dibanding musim lalu. GP Prancis Jadi Kesempatan Bangkit Grand Prix Prancis di Le Mans kini menjadi peluang penting bagi Marc Marquez untuk membalikkan keadaan. Cuaca yang diprediksi sering hujan bisa menjadi keuntungan tersendiri karena Marquez dikenal sangat kuat dalam kondisi lintasan licin. Meski begitu, Marquez menegaskan dirinya tetap berharap balapan berlangsung dalam kondisi kering. Ia tidak ingin bergantung pada cuaca untuk mendapatkan hasil bagus karena target utamanya adalah kembali cepat dalam kondisi normal. Marquez juga menyebut balapan basah selalu sulit diprediksi karena banyak faktor yang memengaruhi hasil akhir. Karena itu, ia lebih fokus memperbaiki perasaan dan kepercayaan dirinya dengan Ducati agar bisa kembali konsisten bersaing memperebutkan podium dan gelar juara musim ini. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di sportfluff.com. Post navigation Massimo Rivola Tekan Bezzecchi untuk Tampil Lebih Tajam di Sprint MotoGP