Pertandingan antara Los Angeles Lakers dan Dallas Mavericks pada Kamis (12/2) waktu AS menjadi momen bersejarah bagi LeBron James. Meski pertandingan kehilangan beberapa pemain kunci, termasuk Cooper Flagg dan Luka Doncic karena cedera, penonton tetap disuguhi aksi spektakuler dari LeBron. Pemain berusia 41 tahun ini memimpin Lakers meraih kemenangan 124-104 dengan catatan tripel-dobel yang luar biasa.
LeBron mencetak 28 poin, 10 rebound, dan 12 asis. Penampilannya tak hanya membantu tim menang, tetapi juga menorehkan rekor sebagai pemain tertua dalam sejarah NBA yang berhasil meraih tripel-dobel. Sebelumnya, rekor itu dipegang oleh Karl Malone, yang melakukannya saat berusia 40 tahun dan 127 hari.
Momen ini menjadi bukti bahwa usia bukan penghalang bagi LeBron untuk tampil dominan. Penonton yang hadir di Crypto.com Arena menyaksikan performa yang mengesankan sejak kuarter pertama. Malam itu menegaskan bahwa LeBron tetap menjadi sosok sentral Lakers bahkan di musim NBA ke-23 kariernya.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Dominasi LeBron di Lapangan
LeBron memulai pertandingan dengan agresif, mencetak 14 poin di kuarter pertama. Ia terus mempertahankan momentum hingga kuarter keempat, mencatat 22 poin dan 12 asis sebelum menyelesaikan rebound ke-10 dengan sisa waktu 2:06. Penampilannya yang konsisten membuat Lakers unggul jauh dan mengamankan kemenangan penting.
Tripel-dobel ini juga menjadi yang pertama bagi LeBron di musim ini, menegaskan kemampuannya tetap prima meski memasuki usia lebih dari 40 tahun. Ia menunjukkan ketahanan fisik dan mental yang luar biasa, serta kemampuan membaca permainan yang masih tajam, membuktikan bahwa ia tetap menjadi pemain kunci Lakers.
Keberhasilan ini membuat LeBron akan tampil di All-Star Game untuk ke-22 kalinya, menambah daftar panjang pencapaian fenomenalnya. Penampilannya malam itu menjadi inspirasi bagi para pemain muda dan penggemar, menunjukkan bahwa pengalaman dan disiplin tetap menghasilkan performa kelas dunia.
Baca Juga: LeBron James Cetak Rekor, Masuk Daftar Pemain Cadangan NBA All-Star 2026
Kontribusi Tim Lakers
Selain LeBron, beberapa pemain Lakers lainnya juga memberikan kontribusi signifikan. Rui Hachimura mencetak 21 poin, Austin Reaves 18 poin, dan Jaxon Hayes menambahkan 16 poin serta tujuh rebound dan tiga steal. Jake LaRavia juga menyumbang 11 poin, membantu menjaga keunggulan tim sepanjang pertandingan.
Kinerja tim yang solid membuat Lakers berhasil menembus persentase tembakan 55,8 persen dari lapangan. Kolaborasi antar pemain memberikan dukungan penting bagi LeBron untuk mendominasi permainan. Kekompakan tim menjadi faktor utama dalam kemenangan Lakers yang meyakinkan.
Penampilan kolektif ini menunjukkan bahwa meski LeBron menjadi sorotan, keberhasilan tim tetap membutuhkan kontribusi dari semua pemain. Kombinasi pengalaman dan energi dari pemain muda menjadikan Lakers sulit dikalahkan pada malam itu.
Kesulitan Mavericks dan Statistik Pertandingan
Di sisi lain, Dallas Mavericks menghadapi kesulitan besar. Naji Marshall dan Max Christie masing-masing mencetak 19 poin, namun tim hanya berhasil memasukkan 7 dari 26 tembakan tiga poin atau 26,9 persen. Persentase tembakan dari lapangan mencapai 49,4 persen, tetapi kurangnya efektivitas dari luar garis membuat mereka kalah telak.
Kekalahan ini menjadi yang kesembilan berturut-turut bagi Mavericks, mengulang rentetan terpanjang mereka dalam 28 musim terakhir. Absennya pemain kunci seperti Luka Doncic dan Cooper Flagg karena cedera semakin menambah kesulitan tim menghadapi Lakers yang tampil dominan.
Situasi ini menegaskan pentingnya kedalaman skuad dan kesiapan pemain cadangan. Sementara Lakers tampil solid dan efisien, Mavericks masih perlu memperbaiki eksekusi dan rotasi pemain agar dapat mengakhiri tren negatif mereka. LeBron James tetap menjadi pusat sorotan dalam pertandingan yang bersejarah ini. Simak terus pembahasan olahraga terupdate lainnya hanya di sportfluff.com.
