FIFA Wajibkan Setiap Tim Putri Memiliki Pelatih PerempuanFIFA Wajibkan Setiap Tim Putri Memiliki Pelatih Perempuan
Bagikan

FIFA Wajibkan Setiap Tim Putri Memiliki Pelatih Perempuan

FIFA resmi menerapkan regulasi baru yang mewajibkan setiap tim putri memiliki pelatih perempuan dalam staf kepelatihannya. Aturan ini berlaku untuk semua turnamen di bawah yurisdiksi FIFA, termasuk Piala Dunia Putri U-17, U-20, dan Womens Champions Cup.

nonton gratis piala dunia 2026 STADIONLIVE

LIVE STREAMING WORLD CUP 2026

Setiap tim kini diwajibkan menempatkan setidaknya dua staf perempuan di bangku cadangan saat pertandingan, dengan minimal satu di antaranya menjabat sebagai pelatih kepala atau asisten pelatih. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah untuk meningkatkan representasi perempuan di dunia kepelatihan.

Keputusan ini diambil dalam rapat Dewan FIFA yang membahas strategi jangka panjang terkait keterlibatan perempuan. Dengan regulasi ini, FIFA berharap membuka jalur lebih jelas bagi perempuan untuk berkarier sebagai pelatih, sekaligus meningkatkan visibilitas mereka di pinggir lapangan.

Kondisi Saat Ini Belum Ideal

FIFA menilai jumlah pelatih perempuan saat ini masih jauh dari ideal. Pada Piala Dunia Putri 2023, hanya 12 dari 32 pelatih kepala yang merupakan perempuan, termasuk Sarina Wiegman yang menangani Timnas Inggris.

Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!

GIF PIALA DUNIA 2026

Jill Ellis, Chief Football Officer FIFA, menyebut bahwa regulasi baru ini harus diiringi dengan program pengembangan pelatih perempuan. Menurutnya, investasi ini penting untuk generasi pelatih masa kini maupun mendatang agar lebih banyak perempuan dapat mengisi posisi strategis di bangku cadangan.

Tujuan jangka panjang FIFA adalah mendorong peningkatan signifikan jumlah pelatih perempuan, termasuk untuk Piala Dunia Putri 2027 di Brasil. Kebijakan ini juga diharapkan bisa mendorong persepsi bahwa perempuan mampu menempati peran kepelatihan di level tertinggi.

Baca Juga: Stephen Curry Perpanjang Masa Absen dan Warriors Hadapi Tekanan

Pelatih Perempuan Ternama yang Menjadi Inspirasi

FIFA Wajibkan Setiap Tim Putri Memiliki Pelatih Perempuan

Sejumlah pelatih perempuan berprestasi turut menjadi sorotan. Emma Hayes menangani Timnas Amerika Serikat bersama asistennya, Denise Reddy, dan aktif mendorong lebih banyak peluang bagi perempuan.

Pelatih Inggris lain yang berkarier internasional antara lain Gemma Grainger di Norwegia, Casey Stoney di Kanada, Carla Ward di Republik Irlandia, dan Sarina Wiegman. Mereka menjadi contoh nyata bahwa perempuan mampu bersaing di level top, membawa prestasi dan reputasi bagi tim yang ditangani.

Para pelatih ini berperan penting dalam taktik dan strategi tim. Mereka juga menjadi inspirasi bagi generasi muda perempuan yang bercita-cita berkarier di dunia sepak bola. Kehadiran mereka membuktikan bahwa kepelatihan bukan hanya domain laki-laki.

Harapan Sarina Wiegman untuk Masa Depan

Sarina Wiegman mencatatkan prestasi gemilang, termasuk membawa Inggris meraih dua gelar Eropa berturut-turut dan empat kali dinobatkan sebagai pelatih terbaik dunia versi FIFA. Ia juga menjadi satu-satunya pelatih perempuan yang mencapai babak perempat final Piala Dunia Putri 2023.

Wiegman berharap regulasi baru FIFA dapat menciptakan keseimbangan jumlah pelatih perempuan dan laki-laki. Menurutnya, peningkatan representasi perempuan di level tertinggi akan menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk menekuni dunia kepelatihan.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan pelatih perempuan tetap kompatibel dengan pelatih laki-laki, namun keseimbangan dan keberagaman akan memberikan dampak positif bagi sepak bola putri secara global. Ikuti terus perkembangan informasi olahraga menarik yang kami suguhkan dengan akurasi dan detail penjelasan lengkap di shotsgoal.com.