Pecco Bagnaia Hadapi Masa Depan Penuh Tanda Tanya di MotoGP

Bagikan

Francesco Pecco Bagnaia telah menjadi bagian penting dari Ducati sejak debutnya di MotoGP pada 2019 bersama tim Pramac. Perjalanan tersebut membawanya naik ke tim pabrikan pada 2021, sekaligus menandai fase paling sukses dalam kariernya sebagai pembalap profesional.

Pecco Bagnaia Hadapi Masa Depan Penuh Tanda Tanya di MotoGP

Puncak kejayaan Bagnaia terjadi pada musim 2022 dan 2023 ketika ia sukses merebut gelar juara dunia secara beruntun. Keberhasilannya menjadikan Ducati sebagai kekuatan dominan MotoGP sekaligus mengukuhkan Pecco sebagai pembalap papan atas.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Namun, meski sempat hampir mencetak hattrick gelar pada 2024, performa Bagnaia mulai menurun. Ia hanya finis sebagai runner-up meski meraih 11 kemenangan, menjadi sinyal awal bahwa dinamika internal Ducati mulai berubah.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Musim Sulit dan Bayang-Bayang Marc Marquez

Musim 2025 menjadi periode yang berat bagi Bagnaia. Ia hanya mampu meraih dua kemenangan dan mengakhiri musim di posisi kelima klasemen, tertinggal jauh dari rekan setim barunya, Marc Marquez, yang tampil dominan dengan motor GP25.

Situasi ini semakin rumit setelah Ducati secara terbuka menyatakan fokus utama mereka adalah memperpanjang kontrak Marquez. Dalam rencana jangka panjang menuju 2027, nama Bagnaia tidak lagi disebut sebagai prioritas utama.

Spekulasi kian kuat ketika muncul laporan bahwa Pedro Acosta telah mencapai kesepakatan dengan Ducati. Jika skenario ini terwujud, posisi Bagnaia di tim pabrikan otomatis terancam, membuka peluang besar bagi dirinya untuk mencari tantangan baru.

Baca Juga: LeBron James Cetak Rekor, Masuk Daftar Pemain Cadangan NBA All-Star 2026

Sinyal Hengkang dan Opsi Besar

Pecco Bagnaia Hadapi Masa Depan Penuh Tanda Tanya di MotoGP

Bagnaia tidak menutup mata terhadap situasi tersebut. Ia mengakui bahwa ada peluang-peluang besar yang terbuka untuk musim 2027, sekaligus memberi sinyal bahwa keputusannya akan segera diambil dalam waktu dekat.

Yamaha dan Aprilia disebut sebagai dua pabrikan yang siap menampung juara dunia dua kali tersebut. Pengalaman, kecepatan, dan kemampuan teknis Bagnaia menjadikannya aset berharga bagi tim mana pun yang ingin membangun proyek jangka panjang.

Pernyataan Bagnaia yang menyebut dirinya berada dalam situasi serupa dengan Alex Marquez semakin mempertegas bahwa masa depannya belum pasti. Keputusan penting kemungkinan besar akan diambil setelah rangkaian tes pramusim di Sepang.

Percaya Diri Usai Tes Sepang

Di tengah ketidakpastian kontrak, Bagnaia mendapat suntikan kepercayaan diri dari hasil tes pramusim di Sepang. Ia mencatat simulasi sprint yang kompetitif, hanya terpaut tipis dari Alex Marquez yang menjadi pembalap tercepat.

Bagnaia merasa performanya kali ini jauh lebih stabil dibanding musim lalu. Ia mengaku lebih nyaman dengan motor, mampu berkendara lebih halus, serta menjaga konsistensi waktu putaran dalam kondisi lintasan yang menantang. Dalam pengujian aerodinamika, Bagnaia cenderung memilih fairing depan spesifikasi 2024 dengan konfigurasi sayap samping baru.

Ia menegaskan bahwa jika harus balapan saat ini, spesifikasi tersebut adalah pilihan terbaiknya, menandakan kepercayaan diri tinggi menghadapi musim baru. Ikuti terus perkembangan informasi menarik yang kami suguhkan dengan akurasi dan detail penjelasan lengkap di sportfluff.com.